Hal - hal yang
perlu anda ketahui dalam pembelian properti
Properti yang anda beli harus mencerminkan tujuan
pembelian properti tersebut dan gaya hidup yang anda
rencanakan untuk masa depan anda. Dan yang terpenting
apakah anda akan menyewakan kembali properti tersebut
atau untuk anda tinggalin?
Apabila untuk digunakan sendiri, maka anda perlu
mempertimbangkan hal-hal berikut ini:
• Jumlah keluarga dan apakah akan bertambah lagi
• Kebutuhan setiap anggota keluarga pada saat ini dan
beberapa tahun ke depan.
• Fasilitas seperti apa yang ada di daerah tersebut dan
berapa jauh untuk menjangkaunya
• Apa perkerjaan anda dan kegiatan seperti apa yang anda
lakukan di waktu senggang
• Berapa lama anda berencana untuk tinggal di rumah itu
• Fitur seperti apa yang anda inginkan dirumah itu,
diurut berdasarkan tingkat kepentingan.
Pikirakan pertanyaan pertanyaan ini dan diskusikan
dengan setiap anggota keluarga yang berkepentinga.
Prioritas sangatlah penting karena anda harus
berkompromi di beberapa poin. Dengan menulis jawaban
dari pertanyaan tersebut akan memberi anda daftar
kebutuhan dimasa depan, yang dapat membantu anda untuk
mencari dan membeli properti yang tepat.
Metode Pembelian Properti
Kebanyakan properti dijual melalui dua cara yang populer
yaitu Private Treaty dan Auction.
Private Treaty
Private Treaty dengan menyebutkan harga atau tidak, anda
akan memberikan penawaran melalui agent property kepada
pemilik, jika perlu, negosiasi akan dilakukan hingga
tercapai kesepakatan antara anda dan pemilik.
Pada saat yang penting ini, harus anda ingat bahwa si
agent properti berkerja untuk pemilik untuk mendapatkan
harga terbaik.
Sebagai pembeli anda dapat menerima harga yang
ditawarkan atau lebih tepatnya mulai menawarkan harga
yang lebih rendah. Agent properti akan melakukan
negosiasi untuk pemilik dengan tujuan menaikan harga
penawaran ke harga yang diinginkan pemilik atau jika
memungkinkan lebih tinggi apabila lebih dari satu calon
pembeli yang berminat.
Auction
Properti yang dijual melalui auction dapat terjual
melalui salah satu dari 3 kemungkinan.
• Sebelum auction, apabila pemilik menerima penawaran.
• Pada saat hari auction, terjual kepada penawar
tertinggi.
• Sesudah auction, apabila penawaran tidak mencapai
harga reserve atau harga minimum pemilik dan pemilik
menerima penawaran tersebut setelah auction terlalu.
Untuk sekenario kedua dari atas, calon pembeli
diharuskan membuat perjanjian tertulis dan memberikan
uang jaminan 10%, yang akan disimpan di escrow account
agent properti. Syarat - syarat tertulis dari pemilik
harus di terima oleh pembeli dan tidak dapat ditunda.
Untuk point ke 3, beberapa dari permintaan pemilik dapat
di negosiasi tergantung permintaan pembeli. Hal hal
tersebut merupakan perbedaan yang sangat penting antara
auction dan private treaty.
Untuk contoh pertama dan kedua, dimana telah terjadi
transaksi, jadi sangat penting bagi anda untuk
mempertimbangkan point point berikut sebelum membeli
properti di auction:
Pastikan anda:
• Terdaftar untuk bid, pastikan dengan agent properti
Ray White untuk detailnya.
• Pastikan lokasi dan properti tersebut cocok untuk anda.
• Mimiliki budget yang cukup dan dapat membayar 10%
jaminan.
• Tentukan limit harga tertinggi anda dan jangan membeli
diluar harga limit anda. Jika perlu, minta orang lain
bid untuk anda.
• Sangat penting untuk diingat, anda bid
untuk properti bukan untuk berlomba dengan calon pembeli
lain. Jika anda tidak menang dalam bidding jangan kecewa
karena selalu ada property lain yang tepat untuk anda.
• Pastikan apa saja yang ikut dijual atau tidak dijual
bersama properti tersebut dan berapa besar renovasi yang
di butuhkan.
• Diskusikan semua perjanjian tertulis yang ada dengan
pengacara anda sebelum anda menyetujui syarat dan
kondisi nya.
[
Back ] |
|